Selasa, 21 Agustus 2012

Tentang Tanaman Cincau / Camcau


Tentang Nama Cincau / Camcau
 
Cincau (Hanzi: ไป™่‰, pinyin: xiancao) adalah gel serupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan tertentu dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.

Kata "cincau" sendiri berasal dari dialek Hokkian sienchau (Hanzi:
ไป™่‰, pinyin: xiancao) yang lazim dilafalkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Cincau sendiri di bahasa asalnya sebenarnya adalah nama tumbuhan (Mesona spp.) yang menjadi bahan pembuatan gel ini.

Cincau paling banyak digunakan sebagai komponen utama minuman penyegar (misalnya dalam es cincau atau es campur). Dilaporkan juga cincau memiliki efek penyejuk serta peluruh.

Mengenal Tanaman Cincau Hijau

      Cincau rambat (Cyclea barbata), sesuai dengan namanya merupakan tanaman berbatang lunak yang merambat dengan cara membelit. Batangnya berwarna hijau tua. Panjang batang bisa mencapai 4-5 m, untuk mencapai lokasi yang mendapat sinar matahari. Daunnya berbentuk jantung agak bulat, berwarna hijau tua dan dipenuhi bulu halus. Panjang dan lebar daun sekitar 10 cm. Ujung daun meruncing. Cincau rambat selalu berumah dua. Yakni bunga jantan dan betina berada pada dua tanaman yang berlainan. Bunga jantan maupun betina berupa dompolan pada malai kecil yang tumbuh menggantung dari bekas ketiak daun (ruas batang). Buahnya berupa beri yang juga membentuk dompolan dengan butiran lonjong ukuran 0,5 cm. Ketika muda, buah berwarna hijau dan menjadi putih kecokelatan ketika masak. Di dalam buah ini ada biji berwarna hitam yang bisa disemai.

         Cincau rambat membentuk rimpang (umbi) di dalam tanah. Panjang umbi bisa sampai 50 cm. dengan diameter 2-3 cm. Warna kulit umbi cokelat cerah dengan bagian dalam keputihan. Dengan adanya umbi ini, tanaman cincau yang pada musim kemarau mengering seluruhnya, pada awal musim penghujan akan menumbuhkan tanaman baru. Hemm, ini yang menyebabkan dulu saya  bingung, tanamannya udah saya bedol (baca: cabut) habis, kok masih numbuh juga? Itu jawabannya.

Khasiat atau Manfaat Daun Cincau / Camcau


Cincau pohon disebut Cycleabarbata. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Menispermaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah camcauh, juju, tarawalu dan kepleng.

SIFAT KIMIAWI :
Tumbuhan ini memiliki kandungan kimia yang sudah diketahui antara lain :
- Karbohidrat yang menyerap air,
- Zat lemak dan alkaloid siklein, kardioplegikum, tentradine dan dimetil tenradine.
- Polifenol, saponoid dan flavonoida

EFEK FARMAKOLOGIS :
Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat; Rasamanis, dingin. Anti demam, anti racun. Menurunkan tekanan darah. 

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN :
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan : rimpang dan daun.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

1. Tekanan darah tinggi.
Daun diremas-remas dengan air sampai air menjadi hijau, biarkan menjadi agar-agar dan diminum bersama gula jawa.

2. Demam. Rimpang diiris halus kemudian direbus dengan air, perasannya diminum berkhasiat sebagai obatdemam. Atau akar cincau secukupnya, disedu dengan air panas dan disaring, minum biasa.

3. Gangguan perut,nyeri perut.
Daun diremas-remas dengan air sampai air menjadi hijau, biarkan menjadi agar-agar dan diminum bersama gula jawa.

4. Keracunan makanan udang.
Daun diremas-remas dengan air sampai air menjadi hijau, biarkan menjadi agar-agar dan diminum bersama gula jawa.

5. Radang lambung, typhus, penyakit usus. 
Daun segar 50 gram dicucilalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan 4 gelas air matang, kemudian diremas-remas, diperas dan disaring. Diamkan sampai mengental dan tambahkan 5 sendok kecil gula, diminum sehari tiga kali pagi, siang dan malam.

Cara Budidaya Tanaman Cincau / Camcau


BUDIDAYA TANAMAN CINCAU


Tanaman cincau (Cylia barbata) merupakan tanaman yang tumbuh merambat berdiameter kecil dan kulit batang kasar. Panjang batang bisa sampai belasan meter, daun tanaman ini berbentuk prisai ada yang berbulu ada yang licin tergantung jenisnya.
    


PEMBIBITAN
I. Dengan Biji
1.    Pilih biji-biji yang tua, ditandai dengan warna merah/ hitam. Kemudian kering anginkan biji tersebut
2.    Siapkan tempat pesemaian dengan nyiru/ polibag yang diisi dengan tanah yang dicampur dengan pupuk kandang
3.    Tanam biji pada media pesemaian
4.    Tempatkan pesemaian pada tempat yang teduh dan terhindar dari hama
5.    Pesemaian siap tanam setelah berumur 6 minggu
II. Dengan Stek
1.    Pilih stek yang agak tua (batang berwarna kecoklatan dan agak keras)
2.    Sisakan sedikit daun pada stek tersebut
3.    Rendam stek tersebut dalam tempat yang berisi air kurang lebih 1 minggu sehingga keluar rambut-rambut akar pada buku batang
4.    Pindahkan stek dalam polybag dengan hati-hati agar rambut tidak putus
5.    Jaga kelembabat polybag sampai beberapa hari
6.    Stek siap dipindah kelapangan setelah tumbuh daun-daun baru
III. Dengan Cara Merunduk
1.    Siapkan beberapa polybag yang berisi tanah yang subur (tanah + pupuk kandang)
2.    Pilih beberapa cabang yang tua
3.    Tanam cabang yang ada buku-bukunya pada polybag tersebut
4.    Ulangi pada ruas cabang yang lain dengan menggunakan polybag berikutnya sehingga satu batang bisa mendapatkan 4-5 bibit
5.    Setelah 1-2 bulan potong bibit tersebut dan siap ditanam dilahan
PENANAMAN
1.    Sediakan lubang tanam yang berisi tanah dan campuran pupuk kandang
2.    Siapkan tiang panjatan, bisa dari bambu atau pagar
3.    Tiang panjatan bisa juga dari tanaman hidup yang tidak rajin berbuah
4.    Tiang panjatan juga bisa dibuat dari ijuk yang digantung dibambu yang dibikin kerekan sehingga ketika panen bisa diturunkan dengan mudah dan dinaikkan kembali setelah panen
PEMELIHARAAN
1.    Yang terpenting dalam pemeliharaan adalah melakukan penyiraman saat kering karena cincau akan menghasilkan daun-daun yang kecil jika kekurangan air
2.    Pada batang yang tua dan mengering perlu dilakukan pemangkasan supaya dapat tumbuh tunas-tunas yang baru.

Kamis, 16 Agustus 2012

RESEP ES CINCAU


Cincau yang biasa diolah sebagai campuran es, ternyata enak dipadu dengan teh dan susu. Rasa kenyal-kenyal legit cincau diselingan gurih, manis dan wangi teh susu. Slurrp..sedap!

Bahan:
2 kantong teh hitam
500 ml air panas
100 ml susu kental manis putih
250 g cincau/jelly hitam, potong kecil memanjang
es batu, memarkan

Cara membuat:
· Seduh teh dengan air panas hingga kental. Dinginkan.
· Tuang air teh kental dalam gelas-gelas saji.
· Beri susu kental manis, aduk rata.
· Tambahkan cincau dan es batu.
· Sajikan dingin.

Gambar Tanaman Cincau / Camcau

BERIKUT ADALAH JENIS-JENIS DAUN CINCAU HIJAU YANG TELAH DIKETAHUI


 1. GAMBAR TANAMAN CINCAU MERAMBAT
DAN TIDAK BERBULU




 2. GAMBAR TANAMAN CINCAU POHON
TIDAK MERAMBAT DAN TIDAK BERBULU




3. GAMBAR TANAMAN CINCAU MERAMBAT DAN BERBULU